Visualisasi Informasi

Visualisasi Informasi adalah  sebuah rekayasa dalam pembuatan gambar, diagram atau animasi untuk penampilan suatu informasi Secara umum, visualisasi dalam bentuk gambar baik yang bersifat abstrak maupun nyata telah dikenal sejak awal dari peradaban manusia. Pada saat ini visualisasi informasi telah berkembang dan banyak dipakai untuk keperluan ilmu pengetahuan, rekayasa, visualisasi disain produk, pendidikan, multimedia interaktif, kedokteran, dll. Pemakaian dari grafika komputer merupakan perkembangan penting dalam dunia visualisasi, setelah ditemukannya teknik garis perspektif pada zaman Renaissance. Perkembangan bidang animasi juga telah membantu banyak dalam bidang visualisasi yang lebih kompleks dan canggih.

Visualisasi  Informasi Menurut McCormick et al. adalah
–Metode penggunaan komputer untuk mentransformasi simbol menjadi geometrik.
–Memungkinkan peneliti mengamati simulasi dan komputasi.
–Memberikan cara untuk melihat yang tidak terlihat.
–Memperkaya proses penemuan ilmiah dan mengembangkan pemahaman yang lebih dalam dan tak diduga.
–Dalam berbagai bidang telah merevolusikan cara ilmuwan meneliti sains

Tujuan visualisasi informasi
  • Mengeksplore
  • Menghitung
  • Menyampaikan

Prinsip
  • •Fokus pada konten
  • •Perbandingan
  • •Integritas
  • •Resolusi tinggi
  • •Utilisasi konsep terdahulu dan teruji melewati waktu
Karakteristik Visualisasi
  • Pengenalan pola:  manusia dapat  melakukan  scanning, recognizing, remembering images
  • Kemungkinan Perbandingan Gambar dengan: panjang, bentuk, orientasi, tekstur
  • Gambar animasi dapat menggambarkan atau  membedakan perjalanan waktu yang terjadi
  • deskipsi warna dapat  membantu perbedaan warna yang di gunakan
Peran Dukungan  Komputer Dalam Proses Visualisasi Informasi
*  Menyimpan Data Komputer. Komputer memungkinan teknik penyimpnan
data yang lebih murah dibandingkan dengan cara konvensional
(menggunakan kertas). Data-data bisa disimpan dalam bentuk digital
*  Proses Komputasi. Komputer dapat meningkatkan kecepatan
akses pada data digital yang tersimpan untuk keperluan eksplorasi.
*   Penyajian Informasi. Komputer memungkinkan penyajian
informasi ke dalam berbagai bentuk yang dapat disesuaikan dengan keinginan.

Proses Dasar Visualisasi Informasi
Data mentah (dalam format yang tak tentu) akan diolah sedemikian rupa sehingga bisa diekstrak dan disaring menjadi bentuk data yang dapat dianalisis (proses abstraksi data) seperti data dalam struktur pohon, vektor dan metadata. Data abstrak ini kemudian akan dipetakan (proses visualisasi data abstrak) dalam berbagai bentuk representasi seperti Grafik, Map dsb. Representasi ini kemudian akan dirender menjadi Gambar. Di dalam bentuk sebagai Gambar, data memiliki parameter grafik yang bisa diatur seperti posisi, skala, perbesar/perkecil.
Proses Abstraksi Data
Kita mempunyai kumpulan dokumen. Dokumen-dokumen ini terdiri dari banyak kata, katakan saja: Bola (Ball), tetapi (aber), lain (anders).
Dari kumpulan dokumen ini kemudian kita pecah menjadi 3 (tiga) bagian penting:
Meta Data : Berisi informasi banyak halaman setiap dokumen, penulis dari dokumen, tanggal pembuatan dokumen.
Dokumen Vektor : Menghitung jumlah kata di dalam setiap dokumen
Informasi lain : makna kalimat, menghitung jumlah paragraf, jumlah sub judul, jumlah gambar dsb.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: