PBX (Public Branch Exchange)

Assalamualaikum Teman-teman.. Kali ini saya ingin membahas tentang apa itu PBX. Yuk langsung saja kita bahas. PBX atau private branch exchange adalah penyedia layanan telepon yang melayani pertukaran telepon dengan pusat di dalam suatu perusahaan, dan menjadi penghubung antara telepon dari publik ke telepon perusahaan atau jaringan telepon dari perusahaan ke anak perusahaan lainnya di area yang lebih luas atau untuk publik.

PBX menghubungkan antara telepon dalam perusahaan dengan jaringan internal dan menghubungkan juga telepon dalam perusahaan dengan jaringan telepon publik (PSTN – public switched telephone network) melalui trunk, yaitu penghubung jalur komunikasi antara pengirim dengan penerima melalui central office). Jaringan ini menggabungkan telepon dengan faksimile, modem, dan hal lain yang menjadi perpanjangan dari kemampuan PBX sistem melalui trunk. Oleh karena itu, telepon dengan sistem PBX tidak hanya berfungsi untuk kegiatan telepon, namun juga dapat mengirim fax atau modem akses internet.

Ada tiga jenis PBX, yaitu :

  • Traditional PBX : PBX yang hanya men-support data suara analog saja dan beroperasi di jalur PSTN.
  • Hybrid PBX : PBX yang bisa men-support data suara analog dan digital dan dapat beroperasi di jalur PSTN maupun jalur IP
  • IP PBX : PBX yang men-support data suara digital yang beroperasi di jalur IP.

Fitur-fitur PBX :

1. Call Forwarding : Me-rutekancall / panggilan ke peralatan lain. Misal : call menuju ekstensi tertentu tidak segera diterima, di-forward kan ke voice mail box.

2. Call Transfer : Mentransfer sebuah panggilan kesebuah ekstensi lain. Misal : panggilan ke customer service(CS) disebuah perusahaan, diterima dulu oleh operator, kemudian baru ditransfer ke ekstensi CS yang dituju.

3. Conference Call : PBX dapat menghubungkan lebih dari dua pemanggil ke sebuah grup sesi komunikasi yang disebut conference call.

4. Automatic Call Delivery (ACD) : Me-rutekan call ke agen-agen penanganan yang sesuai. Pe-rutean ini tergantung dari spesialisasi agennya dan prioritas pemanggilnya. Untuk ACD ini, PBX bisa berhubungan dengan sistim IVR yang secara otomatis akan memandu pemanggil melalui pilihan menu-menu yang tersedia.

5. Voice Messaging : Fitur ini menyediakan sarana untuk perekaman message suara untuk user dan memainkannya kembali. Message bisa ditujukan untuk satu orang yang tidak berada di tempat saat panggilan datang, atau untuk sekelompok orang sebagai broadcast message.

6. Call Queue : Kondisi ini terjadi saat call yang datang tidak bisa terlayani, karena semua ekstensi tujuan sedang sibuk. Dan Call akan ditempatkan dalam sebuah antrian sampai ada salah satu ekstensi yang melayani. Biasanya ditambahkan fasilitas Music on hold yang dimainkan selama call dalam antrian

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: